QSL Radio Prague.

swl 2.027

QSL: The Overcomer Ministry, Radio Santec.

swl 2.026

Sputnik 1 – Flash Gordon

swl 2.025

CONTACT – December 2010
News Report oleh Mike Barraclough
Terjemahan bebas oleh Tony Ashar dengan ijin World DX Club.

Komentar Joe Buch, Florida di DX Listening Digest
tentang artikel mengenai Sputnik 1 [ swl 2.019 19 Desember 2010 ].

“Ada satu kekeliruan mengenai konfigurasinya. Satelit itu bentuknya membulat dan tidak memiliki “poros memanjang”. Saya hanya menduga tetapi saya pikir keempat cambangnya membentuk 2 centrefed dipole yang menjadikan sudut 90 derajat untuk menghasilkan polarisasi putaran di depan guna menghindari fading karena orientasi satelit dan Rotasi Faraday akan menyebabkan sangat menurunnya polarisasi sinyal secara linier.

Ada sebuah newsreel Russia yang memperlihatkan pusat kontrol, (persis seperti dalam serial Flash Gordon), satelit dan konfigurasi antenanya di http://bit.ly/abf6d2

Di akhir minggu itu saya adalah mahasiswa di Purdue University. Tanggal 4 Oktober 1957 adalah hari Jum’at. Saya juga merekam sinyal itu pada saat melintas di atas kepala pada hari Minggu sore di stasiun klub radio amatir di beranda pemukiman kami, W9CLY. Receivernya yang sudah tua (apalagi sekarang), adalah NC-240 buatan National Radio. Stasiun radio AM 5 kW kami, WBAA (920 kHz), tidak menyiarkan berita pada hari Minggu tetapi hari Senin pagi saya menghubungi Johnny DeCamp, direktur pemberitaannya, yang kemudian mengantarkan saya membawa rekaman itu ke studio. Ia mengudarakannya dalam siaran berita setempat siang hari.

Selain awal dari era perlombaan di angkasa luar, peristiwa itupun merupakan awal dari 35 tahun karir saya di bidang industri penerbangan ruang angkasa. Dua buah wahana angkasa luar hasil kerja saya masih tetap bertengger di bulan sana. Obyek yang sangat menarik.”

Dinas Rahasia Inggris MI5 amankan BBC; QSL terbaru punya Deutsche Welle!

swl 2.024

Kalau Anda ingat tokoh James Bond, tentunya tahu juga tempat dia bertugas, MI5 (baca em-i-lima). Berikut sedikit cerita menyangkut MI5 dan BBC World Service yang melegenda itu. Juga kartu verifikasi yang baru saya terima kemarin, 12 Januari 2011, dari Deutsche Welle. Sepertinya versi teranyar, yaitu bertema Unifikasi negara dan bangsa Jerman. Salam.

CONTACT
World DX Club Magazine – Agustus 2010

NEWS REPORT tulisan Mike Barraclough
Terjemahan bebas oleh Tony Ashar dengan ijin dari World DX Club

MI5 beri lampu hijau untuk pembangunan Benteng Baja sekeliling Broadcasting House

Tanggal 16 Juli 2010 laporan West End Extra menyebutkan bahwa BBC telah memberi ijin bagi pembangunan benteng pelindung di sekeliling Broadcasting House sebagai pertahanan dari serangan teroris.
Dengan dana tidak lebih dari £5 juta yang telah disetujui oleh MI5, sedang didirikan semacam “lingkaran baja” yang berupa tajuk-tajuk hidraulis dengan penyangga beton di seputar bangunan landmark di Portland Place itu. Ruang parkir akan dihilangkan mulai dari batas luar “untuk mencegah serangan dengan memakai kendaraan”.
Perencanaan secara umum dibuat dalam sebuah laporan dewan internal, yang juga memperlihatkan para pejabat City Hall akan memasuki persetujuan “gabungan” dengan BBC guna melindungi dewan seandainya pihak brodkaster tidak melaksanakan kewajibannya.
Walaupun telah ada ijin perencanaan, sampai sekarang belum jelas rincian pengaturan keamanannya karena keterlibatan MI5.
Bagian keamanan perusahaan mengikuti contoh dari staf Kedubes Amerika di Grosvenor Square, di mana tajuk-tajuk didirikan guna mencegah pembawa bom yang berkendaraan mendekat.
Tahap II adalah Broadcasting House akan segera menjadi pusat BBC News saat bagian itu pindah dari Television Centre.
Tercantum dalam peraturan keamanan dokumen dewan adalah tajuk-tajuk “kota” baja statis, tajuk-tajuk pengaman hidraulis di pertemuan antara Langham Street dengan All Souls’ Place, tajuk-tajuk pengaman teleskopis di pertemuan antara Hallam Street dengan Langham Street, dan penguatan penyangga beton di Portland Stone.
Rencana tersebut – yang juga melibatkan area “dunia” para pejalan kaki di depan gedung – bukan tanpa kritik.
Pihak kepolisian berkeberatan pada layout jalan baru itu, dengan mengklaim bahwa rencana memindahkan lintasan pejalan kaki “meningkatkan risiko para pejalan kaki” sementara para penghuni wilayah itu dan Asosiasi Marylebone menyatakan bahwa desainnya tidak cukup menyeluruh.
Stephen Quinn, seorang anggota Asosiasi Marylebone, mengatakan: “Ini sudah jelas sebuah bangunan internasional yang sangat prestisius. Kami merasa sangat khawatir bahwa kurang diberikan perhatian pada desain proyek ini. Kenapa kita harus memakai lembaran-lembaran beton murahan itu? Ini kota London!”
Seorang jurubicara BBC mengatakan: “Pekerjaan ini akan menyemarakkan wilayah, karena adanya penanaman pohon.”
Saat ijin diberikan pada bulan Januari, Cllr Robert Davis, wakil ketua dewan kota Westminster dan ketua komisi, mengatakan: “Ancaman teroris jelas ada dan kita perlu memastikan bahwa kantor pusat BBC, salah satu brodkaster besar di dunia, benar-benar sudah dilindungi.”
Seorang jurubicara dewan mengatakan: “Rencana itu mengembangkan akses bagi orang untuk mengunjungi wilayah tersebut. Zebra crossing yang ada sekarang akan diganti dengan yang lebih baik, sehingga memudahkan para pengunjung BBC dan juga mereka yang ingin datang ke Portland Place. Lokasi di sudut jalan akan member kepastian bahwa para penyeberang akan melihat jalan dengan baik.”
Pekerjaan direncanakan selesai pada bulan Nopember.

QSL terbaru dari Deutsche Welle

November 2010 9380 txr Dushanbe

Siaran shortwave stasiun radio luar negeri ke Indonesia.

swl 2.023

Tidak kurang dari duapuluh satu stasiun radio luar negeri yang mengudarakan siaran-siarannya dalam bahasa Indonesia dan juga beberapa bahasa daerah.
Berikut jadwalnya dalam format .jpg semoga berguna bagi rekan-rekan yang gemar mendengarkan siaran radio melalui gelombang pendek.


QSL Radio Canada International.

swl 2.022

Kartu-kartu Verifikasi [QSL] Radio Canada International

2010 in review

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Fresher than ever.

Crunchy numbers

Featured image

A helper monkey made this abstract painting, inspired by your stats.

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 1,400 times in 2010. That’s about 3 full 747s.

In 2010, there were 54 new posts, not bad for the first year! There were 57 pictures uploaded, taking up a total of 22mb. That’s about a picture per week.

The busiest day of the year was March 5th with 40 views. The most popular post that day was Halo dunia!.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were gussdx.wordpress.com, bielsiklub.blogspot.com, mail.yahoo.com, android-vs-ipad.co.cc, and digg.com.

Some visitors came searching, mostly for esweel.wordpress.com, swl, rfe/rl qsl, nhk qsl, and jadwal siaran radio cvc.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Halo dunia! March 2010
4 comments

2

swl 1.079 March 2010
8 comments

3

swl 1.096 May 2010

4

Perihal March 2010
1 comment

5

swl 1.080 April 2010

Sewa Carlos the Jackal untuk hentikan Radio Free Europe!

swl 2.021

CONTACT - May 2008.
NEWS REPORT oleh Mike Barraclough.
Terjemahan bebas oleh Tony Ashar atas ijin WORLD DX CLUB.

“Cold Waves”, sebuah film dokumenter garapan Alexandru Solomon.
Film ini diputar perdana di Inggris tanggal 6 April 2008 pada Festival Film Dokumenter Internasional London di Barbican sebelum sesi tanya jawab dengan sutradara, seorang jurnalis Radio Free Europe dan kritikus film Adina Bradean disponsori oleh Institut Kebudayaan Romania; sebuah pertunjukan yang ingin sekali saya saksikan namun sayang tidak saya ketahui sebelumnya. Solomon adalah seorang pakar pembuat film Romania, dalam siaran pers dikatakan:

“Cold Waves adalah cerita unik bagian dari Eropa, di mana tak satupun bisa bebas bergerak kecuali gelombang radio subversif. Dan itu adalah Radio Free Europe yang mengubah pikiran dan kehidupan beberapa generasi.
Saya hidup bersamanya – kata Alexandru Solomon, sang sutradara. Setiap sore, dalam atmosfir underground, maka seperti yang dilakukan oleh tiap orang, ayah sayapun mendengarkan Radio Free Europe. Sementara propaganda Ceausescu semakin jauh dari kenyataan, seksi bahasa Romania Radio Free Europe menyajikan selain berita, juga secercah harapan. Dalam ribuan rumah dan blok di seluruh negeri, jutaan orang melakukan rutinitas harian tersebut. Dan esoknya, sajian Radio Free Europe menjadi bahan pembicaraan setiap orang.
Sementara penduduk Romania hidup dalam ketakutan, para pemimpin Romania merasa gentar menghadapi Radio Free Europe. Diktator Ceausescu menyewa Carlos the Jackal, seorang teroris internasional. Mereka menaruh bom di markas RFE di Munich, menyerang para editor di Jerman dan Prancis, tiga orang dari pimpinan meninggal setelah disinar X. Cold Waves menceritakan episode yang belum pernah diketahui dari tahap akhir Perang Dingin. Film itupun menampilkan tokoh-tokoh yang selama ini tak dikenal, yaitu: para pendenar, personil RFE, rejim penguasa dan para pembunuhnya. Cold Waves melengkapinya dengan gambar-gambar yang hanya terdengar suaranya saja.”

Sebuah film yang patut dilihat dalam festival film. Ada trailer film itu sepanjang satu menit di Youtube. Cari “Cold Waves” – jangan lupa tanda “-nya – dengan bantuan search engine, yang berakhir dengan sebuah tayangan di mana polisi rahasia memasuki rumah seorang pendengar dan menghancurkan radio dengan peluru-peluru senapannya.
Iulia dari Romania mereview film itu sangat positif di blog onlinenya, http://iulia-rosca.blogspot.com dan telah mempost pada entrinya tanggal 20 Januari, foto sebuah radio yang biasa dipakai oleh sang ayah untuk mendengarkan RFE.

Situs film tersebut di www.coldwaves.ro

Mengubah air laut menjadi sinyal untuk komunikasi.

swl 2.020

Terjemahan bebas oleh Tony Ashar dengan seijin dxld.

[dxld] Antenna cair mengubah air laut menjadi sinyal
Wednesday, November 10, 2010 4:27 PM
From: “Mike Terry”
To: “DXLD” , “BDXC News”

Dikirim oleh Mark Brown
9 November 2010

Angkatan Laut AS telah menciptakan sebuah alat yang mengubah semburan air laut langsung menjadi sebuah antenna cair, yang menghasilkan anjungan siaran frekwensi tinggi yang kuat untuk kapal-kapal,situasi darurat dan kemudahan transportasi.

Dibuat oleh SPAWAR System Center Pacific, antennaair laut memanfaatkan kekayaan induksi magnetis garam untuk menjadikan air laut biasa melakukan transmisi dan menerima sinyal radio. Ketika pilar air disemprotkan dengan cara itu, terciptalah sebuah medan magnetis dan sinyal masuk ke peralatan komunikasi yang dipasang.

Plus, tergantung pada ketinggian arus air, anda akan peroleh siaran-siaran UHF, VHF dan HF, semuanya dari sembiran H2O yang sama. Anda bahkan bisa membentuk semburan air yang beragam, dengan ketinggian berbeda untuk melakukan siaran pada jalur frekuensi berbeda secara simultan. Praktis.

Ide itu memberi bukti khususnya untuk kapal-kapal, yang berusaha mendapatkan ruangan untuk berbagai antennanya. Kapal-kapal Angkatan Laut AS sudah menambah 80 antenna di dek, lahan yang cukup luas untuk anjungan tambahan pada ruang yang sangat terbatas. Sebaliknya, peralatan air laut bisa ditempatkan di manapun di dek.

Laboratorium research and development San Diego juga menyatakan bahwa antenna semacam itu mampu memulihkan komunikasi selama terjadi bencana alam. Alat tersebut bisa dipakai di darat juga sebagai antenna sementara dengan cepat, selama ditambahkan garam pada sumber air lokal.

http://www.wired.co.uk/news/archive/2010-11/09/sea-water-antenna

Menangkap sinyal Sputnik 1 dan ….. FBI!

swl 2.019

CONTACT – November 2010
NEWS REPORT
Edited by Mike Barraclough
Terjemahan bebas oleh Tony Ashar dengan seijin World DX Club.

Sputnik 1.

Ingatan tentang siaran sw Sputnik 1 empatpuluh tahun yang lalu membawa saya ke Wikipedia di mana saya temukan cukup banyak data menarik, berikut sebagiannya:
Sputnik 1 adalah satelit pertama buatan manusia yang mengorbit bumi. Diluncurkan pada tanggal 4 Oktober 1957, merupakan yang pertama dari satu seri yang disebut program Sputnik. Berita tak terduga mengenai keberhasilan Sputnik 1 menimbulkan krisis Sputnik di Amerika Serikat dan memicu perlombaan di ruang angkasa dalam Perang Dingin. Keberhasilan peluncuran itu sangat mempengaruhi perkembangan kebijakan politik, militer, teknologi dan ilmiah. Sementara peluncuran Sputnik itu sendiri menandai awal abad ruang angkasa.
Satelit itu mengusung 2 antena rancangan Laboratori Antena OKB-1 pimpinan M.V. Krayushkin. Masing-masing antena terdiri dari 2 bagian berbentuk batang dengan panjang 2.4 dan 2.9 meter, nyaris membentuk radiasi membulat, sehingga sinyal satelit ditransmisikan dengan kekuatan yang sama ke semua arah yang berakibat penerimaan sinyal tidak terpengaruh oleh rotasi satelit. Antena batang itu mirip 4 helai cambang yang menjulur ke satu arah, membentuk sudut sama 35 derajat dengan poros panjang satelit.
Sumber tenaga seberat 51 kg berbentuk mur segi 8 dengan pemancar radio di dalam lubangnya. Itu terdiri dari 3 batere seng-perak buatan All-Union Research Institute of Current Sources. Dua di antaranya memberi tenaga untuk pemancar radio dan satu lagi untuk sumber tenaga bagi sistim pengaturan suhu. Dirancang untuk habis dalam waktu 2 minggu, tetapi ternyata baru berhenti bekerja setelah 22 hari. Suplai tenaga secara otomatis akan hidup pada saat pemisahan satelit dari bagian ke 2 roket.
Satelit tersebut punya unit pemancar radio berdaya 1 watt dengan bobot 3.5 kg yang bekerja di 2 frekuensi, 20.005 dan 40.002 MHz. Sinyal di frekuensi pertama ditransmit dalam pulsa 0.3 detik (di bawah suhu dan tekanan normal di satelit), dengan jeda selama waktu yang sama yang diisi dengan pulsa dari frekuensi kedua.
Dalam berita waktu itu dilaporkan bahwa “siapapun yang punya receiver sw bisa mendengar satelit bumi baru milik Russia tersebut saat melintasi wilayahnya”. Petunjuk dari American Radio Relay League adalah “Tune dengan tepat 20 megacycle, dengan sinyal waktu, dari frekuensi tersebut. Kemudian tune frekuensi sedikit lebih tinggi. Suara ‘bip, bip’ bisa didengar setiap kali satelit memutari bumi”. Rekaman pertama sinyal Sputnik1 dibuat oleh para teknisi RCA di dekat Riverhead, Long Island. Mereka kemudian mengirim pita rekaman ke Manhattan untuk disiarkan kepada umum melalui radio NBC. Tetapi, karena Sputnik terbang lebih tinggi melintasi Pantai Timur, sinyalnya ditangkap oleh stasiun ham W2AEE, stasiun radio ham milik Columbia University. Para mahasiswa yang sedang bertugas di stasiun FM universitas, WKCR, membuat rekamannya, dan adalah yang pertama mengulang siaran sinyal Sputnik1 kepada masyarakat Amerika.
Pada riset selanjutnya saya temukan bahwa orang yang pertama membuat rekaman untuk WKCR adalah Thomas Hamilton, mahasiswa tahun ke 2 jurusan Astronomi di Columbia College, New York yang mendengar tentang Sputnik hari itu dari salah seorang professor. Ia menceritakan kembali online bahwa:
“Ketika berita pertama tentang peluncuran itu diumumkan sekitar jam 6:10 sore tanggal 4 Oktober, saya sedang menikmati makan malam. Kami mendengarnya melalui radio. Anounser mengatakan dengan nada menertawakan, “Orang-orang Russia mengklaim telah meluncurkan sesuatu ke ruang angkasa dan menyebutnya sputnik, dan sedang mengelilingi Bumi.”
Saya letakkan garpu di atas daging kambing saya dan berlari mengejar subway nomor 1 menuju WKCR. Di sana telah dibentuk satu grup untuk pergi ke stasiun sw kampus W2AEE. Kami merekam bip,bip Sputnik saat melintas pertama kali di atas ufuk kota New York. Kemudian kami berbalik kembali satu blok ke WKCR dan berulangkali memperdengarkan bip, bip itu sepanjang sore dan malam.
Jelas seseorang mendengarkan WKCR, walau di jaman 10-watt itu. Esok paginya sekitar jam 9:05, dua orang mendatangi kami di stasiun itu sambil memperlihatkan badge yang menunjukkan bahwa mereka dari FBI. “Kami mengerti bahwa anda memiliki rekaman dari milik Russia yang ada di ruang angkasa sana,” kata salah seorang dari mereka. “Oh ya,” gumam setiap orang di stasiun itu dengan bangga, karena kami adalah stasiun radio yang pertama di Amerika Serikat yang mengudarakan suara itu. Orang-orang FBI itu kemudian mencuri rekaman tersebut. Saya katakan “mencuri” karena mereka tidak pernah mengembalikan, membayar, ataupun menggantinya.”
Cerita selengkapnya di http://bit.ly/caoBry