“PERAN RADIO DALAM PERANG” – “RADIO AUSTRALIA & HCJB-GLOBAL AUSTRALIA” – “KOREA UTARA & KOREA SELATAN” – “VOA & PIALA DUNIA 2010 AFRIKA SELATAN”

[dxld] Perlu diingat – Peran Radio dalam Perang
Sabtu, 5 Juni 2010 7:59 AM
From: “Mike Terry”
To: “DXLD”
About.com: radio
Oleh Corey Deitz
28 Mei 2010
Sudah sejak lama radio dipakai sebagai persenjataan lain dalam perang, terutama sebagai alat propaganda. Dari siaran-siaran yang ditujukan ke Iraq oleh tentara Amerika Serikat ketika melawan Saddam Hussein, “Hanoi Hannah” Vietnam Utara selama Perang Vietnam, “Axis Sally” Jerman, sampai ke “Tokyo Rose” Jepang dalam Perang Dunia II, radio telah dimanfaatkan oleh orang-orang baik maupun orang-orang jahat.

Baca selanjutnya…http://radio.about.com/od/tragicevents/a/Radio-Propaganda-Another-Weapon-In-War-Tokyo-Rose-Axis-Sally-Hanoi-Hannah.htm

DX LISTENING DIGEST 10-22, June 3, 2010
Incorporating REVIEW OF INTERNATIONAL BROADCASTING
edited by Glenn Hauser, http://www.worldofradio.com

** AUSTRALIA. INTERVIEW RADIO AUSTRALIA DENGAN CEO BARU MIKE MCCLUSKEY
Hari ini Mike McCluskey mulai bertugas sebagai CEO di Radio Australia.
Ia telah bekerja di ABC selama 25 tahun dan tidak hanya menaruh minat pada radio, tetapi sangat konsern dan mengenal wilayah Asia Pacific. Rob Sharp mewawancarai Mike McCluskey guna mengetahui visinya tentang Radio Australia. Dengarkan interview / baca transkripnya di
http://www.radioaustralia.net.au/pacbeat/stories/201005/s2914240.htm
(31 Mei 2010 – 10:32 UTC, oleh Andy Sennitt, Media Network blog via
DXLD)

** AUSTRALIA [and non]. TURUN DARI KETINGGIAN PEGUNUNGAN ANDES.
Sumber: HCJB Global (Tulisan Ralph Kurtenbach) [dengan ilustrasi]

Tugas diawali dengan jabat tangan dengan segenap kru sukarela di fasilitas siaran internasional HCJB Global-Australia di Kununurra.

Tidak selalu begitu, menurut teknisi Steve Sutherland yang akan pindah tugas ke kota terpencil di Australia Barat setelah bertugas hampir selama 2 dekade sebagai teknisi dan manager di lokasi shortwave awal Stasiun Radio HCJB di Pifo, Ecuador.

Kecuali selama ia menyelesaikan kuliah dan awal-awal karirnya di Amerika Serikat, sejak masa kanak-kanak Sutherland selalu tinggal di Amerika Selatan. Selain sapaan, seringkali mereka bergaul akrab — ciuman di pipi, mungkin juga pelukan, dan paling tidak bersalaman.

Begitulah tugas Sutherland di tower selama 6 bulan di Kununurra tahun 2008 dijalaninya dengan ritual sosial yang oleh kebanyakan orang Barat dianggap sebagai penuh kesopanan, emosional atau bahkan buang waktu saja. Dari bahasa Inggris teknisi pirang dan bermata bitu itu hanya terlihat orang dari Selatan yang ramah, tetapi juga membawa ke Australia sejemput Amerika Latin dalam bentuk jabat tangan.

“Saya katakan kepada mereka, ‘I’m sorry [tetapi] ini adalah budaya kami. Saya harus menjabat tangan Anda,’” tegas Sutherland sengan senyuman. “Dalam waktu beberapa bulan kemudian, mereka saling berjabat tangan tanpa saya memintanya. Dan kami benar-benar menyelesaikan semua tugas dengan baik.”

Siaran dari Australia dimulai dari sebidang tanah seluas 200 are pada tahun 2003. Sekarang di tanah yang bersebelahan, kru Kununurra telah mulai membangun lokasi transmissi full-time, untuk keperluan antenna high-gain. “Kami berhasil mendirikan 6 buah tower (tahun 2008), dan tahun ini kami berharap untuk bisa mendirikan 4 buah lagi dengan antenna yang membentang di antaranya,” tambah Sutherland. “Kami berharap — dengan seijin Tuhan — bisa mengudara [dari lokasi baru itu] di Kununurra.”

Isteri Sutherland, Kathy, beserta anak-anak, Jonathan, 9, dan Carolyn, 7, akan menyertainya ke Australia sementara anak perempuan mereka, Elizabeth, akan tinggal di Ecuador menyelesaikan studinya di Pusat Komunikasi Kristiani HCJB Global di Quito. Anak perempuan tertua mereka, Christina, adalah lulusan Asbury University di Kentucky dan akan mengajar.

Program mengudara dalam 21 bahasa, dengan total 105 jam per minggu.
Bahasanya Inggris, Mandarin, Jepang, Hindi, Urdu, Nepali, Chhattisgarhi, Indonesia, Kuruk, Bhojpuri, Tamil, Marathi, Marwari, Telegu, Gujarati, Malayalam, Melayu, Rawang, China Min Nan (Fujian), Panjabi Timur dan Hmar. Pemasangan antenna di lokasi baru itu akan menambah daya jangkau siaran-siaran tersebut.

Sementara lokasi transmitter di ketinggian Ecuador bekerja dengan tantangannya sendiri yang unik (misalnya lengkungan elektris antennanya), iklim gurun di Kununurra menyajikan hal yang lain lagi.

Hujan turun pada setiap bulan Desember dan Januari, membuat gembur tanah lapangan antenna. “Sesungguhnya, selama musim basah, Anda tidak akan bisa pergi ke lokasi transmitter itu,” katanya. “Kami harus mencari cara untuk bisa pergi ke sana agar semua peralatan tetap berjalan.” Angin berhembus waktu musim kering di pegunungan Andes, tetapi tidak seperti yang akan dilihat oleh Sutherland di Kununurra. Ia mengatakan ketika mendesign peralatan, para teknisi harus “memikirkan tentang angin dengan kecepatan sekitar 200 km/jam (120 mph).”

Sutherland mengepalai sekelompok pekerja sukarela di Pifo, dengan staff orang Ecuador sebagai tenaga tetapnya. Proyek Australia akan berbeda karena “kami (dengan bantuan para pekerja sukarela) bekerja dari beberapa hari sampai 3 bulan,” katanya.

“Kebanyakan mereka adalah pekerja sukarela yang pensiunan atau mendekati usia pensiun,” jelas Sutherland. “Mereka punya banyak pengalaman bagus … pengalaman yang berbeda.” Ia ceritakan tentang kru khusus tower, bahwa “mereka bekerja bersungguh-sungguh agar firman Tuhan bisa terdengar.”
(HCJB Global News Update, minggu 24-28 Mei [tidak terjadi sesuatu di akhir minggu?], via DXLD)

** KOREA UTARA [non]. KOREA SELATAN MENUNDA PENYIARAN KEMBALI SIARAN PROPAGANDA [Cf 10-22]

Korea Selatan telah menunda rencana untuk memulai kembali propaganda anti-Korea Utara. Para ahli berspekulasi bahwa ada 2 faktor – keamanan orang-orang Korea Selatan yang bekerja di Komplek Industri Gaeseong di Utara dan meningkatnya ketegangan di semenanjung – yang mungkin mengharuskan pemerintah mempertimbangkan kembali waktu pelaksanaan operasi psikologis (PSYOPs).

Pada hari Minggu Kementerian Pertahanan Nasional mencabut kembali rencana untuk menyebar selebaran anti-Korea Utara yang sebenarnya dijadwalkan dibagikan di sepanjang perbatasan akhir minggu lalu. Awalnya, penguasa militer mengumumkan bahwa mereka akan melakukan PSYOPs dengan sasaran “menebarkan benih-benih keraguan” di antara penduduk Korea Utara, dengan menyebarkan selebaran propaganda dan siaran radio via loudspeaker dekat Garis Demarkasi Militer. Korea Selatan menghentikan PSYOPs di tahun 2004 ketika almarhum mantan Presiden Roh Moo-hyun bertugas, menyusul permintaan berulang kali dari Utara selama perundingan militer.

Sekarang, kementerian pertahanan juga menunjuk penundaan rencana siaran program “Voice of Freedom” melalui loudspeaker. Proyek itu dijadwalkan dilaksanakan pada awal bulan Juni. “Kami akan mempertimbangkan beberapa faktor sebelum melanjutkan kembali proyek propaganda anti-Korean Utara. Pihak militer akan memutuskan kapan pelaksanaan program itu,” kata seorang sumber militer yang tidak mau disebut namanya.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah masalah keamanan para pekerja Korea Selatan di komplek Gaeseong menjadi sorotan. Minggu lalu, Korea Utara mengeluarkan berbagai statement, mengancam untuk menutup proyek Gaeseong bila Korea Selatan melakukan kembali PSYOP dan akan menembak loudspeaker yang dipasang di dekat perbatasan. Pihak militer Utara juga memberi peringatan bahwa mereka tidak akan menjamin keamanan orang-orang Korea Selatan yang menyeberang perbatasan, yang telah ditentukan dalam perjanjian militer yang telah diteken oleh kedua pihak di masa lalu. (Sumber: Korea Times) (31 Mei 2010 – 11:54 UTC oleh Andy Sennitt, Media Network blog via DXLD)

** KOREA SELATAN [non]. KBS World Radio, 31 Mei 2010 jam 1202 UT tune in berita di 9650 kHz. Disebutkan hal instalasi loudspeaker di sepanjang perbatasan dengan Utara untuk “propaganda udara.” Komentar berikutnya mengenai KTT Tri antara Jepang, China dan Korea Selatan. Program jam 1213, “Seoul Calling,” dengan laporan menarik tentang perubahan cuaca di sepanjang pantai selatan Korea, yang secara perlahan berubah menjadi lebih sub-tropis. Arus air yang lebih hangat, asin dengan membawa serta ikan subtropisnya. Program bagus yang bisa dimonitor dengan bagus juga, terima kasih untuk relay via Canada. 73’s, (Ed Insinger, Summit, NJ, 3 Juni, DX LISTENING DIGEST)

[dxld] VOA Press Release
From: Mike Terry
To: DXLD ; BDXC News
VOA MEMPERLEBAR JANGKAUANNYA UNTUK WORLD CUP

VOA secara online mengadakan kompetisi, satu halaman web baru dan laporan radio dan televisi mengenai para pemain bola dan banyak lagi

Washington, D.C., 9 Juni 2010 – Voice of America sedang memperlebar jangkauannya untuk World Cup perdana di Afrika, menambahkan sebuah kompetisi online, satu halaman web baru dan laporan khusus radio dan televisi mengenai para pemain bola, tempat pertandingan dan masih banyak lagi.

Liputan lengkap World Cup bisa dilihat di: www.voanews.com/worldcup

Sonny Young, pembawa acara kondang di acara VOA’s Sonny Side of Sports, sudah berada di Johannesburg, South Africa, melaporkan keadaan cuaca di saat World Cup. Sebagai tambahan pada acara hariannya, Sonny juga punya blog special world cup: http://blogs.voanews.com/sonny/

Bagi para fans fanatik bola, VOA bahasa Inggris membuka kompetisi online yang memungkinkan para pemenangnya berhak mendapatkan hadiah, di antaranya sebuah MP3 player VOA. Para peserta bisa mendaftar dan membuat predisksi mereka di http://voaenglish.pooltracker.com/PB16

Executive Editor VOA Steve Redisch mengatakan: “Di seluruh dunia orang tertarik pada sepakbola, dan VOA memutuskan untuk melayani audiens kami di seluruh dunia dengan sebanyak mungkin liputan, analisis dan gambar.”

Bagi audiens VOA bahasa Spanyol, Managing Editor VOANoticias Iscar
Blanco akan meliput Piala Dunia itu di radio dan televisi dan melayani para fans di www.voanoticias.com dengan fitur-fitur orisinal, video, foto, dan laporan.
VOANoticias mengundang para fansnya untuk berpartisipasi dengan menuliskan perhitungan dan pengalaman mereka di Piala Dunia
.
Persian News Network (PNN) VOA juga melayani audiens berbahasa Farsinya untuk memperoleh semua hal mengenai kegiatan sepakbola dengan liputan dari para reporter olahraga.
Ali Emadi memiliki cerita lengkap tentang para wasit World Cup tahun ini, dan telah menmperoleh latihan dari wasit Iran yang dihormati Esse Baharmast. Ikuti liputan World Cup PNN di: www.voapnn.com.

Voice of America, yang pertama kali mengudara di tahun 1942, adalah sebuah layanan brodkasting internasional multimedia yang dibiayai oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui Broadcasting Board of Governors. Siaran VOA sekitar 1,500 jam per minggu berupa program berita, informasi, edukasi, dan budaya untuk audiens di seluruh dunia dengan perkiraan jumlah lebih dari 125 juta orang. Program-program diproduksi dalam 44 bahasa dan secara eksklusif ditujukan untuk audiens di luar Amerika Serikat.

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi Public Relations VOA di (202) 203-4959, atau e-mail askvoa@voanews.com.

(Hal-hal yang menarik sedang berlangsung menit demi menit, tidak lama lagi ‘sampai hari Jum’at!… Mike)

Iklan

About Ashar

grandfather, husband, brother, father, father in law

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s