DX LISTENING DIGEST 10-24, June 17, 2010
Incorporating REVIEW OF INTERNATIONAL BROADCASTING
edited by Glenn Hauser, http://www.worldofradio.com

** AUSTRALIA. Hello Stewart dan semuanya, akhirnya saya menerima balasan dari Radio Australia tentang Darwin dan pemakaian frekuensi 11840, dan seperti telah dijanjikan, saya menyampaikannya kepada kelompok ini. Balasan mereka:
============ ========= ========= ========= ========= =========
Hi Ronald, Sejarah lokasi transmitter Darwin lebih lama sebelum 1997. Ya, lokasi tersebut dibersihkan di bulan Juli tahun itu, tetapi kemudian dijual kepada broadcaster Kristiani yang berbasis di Inggris. Sejak tahun 2001 Radio menyewa waktu siaran dari lokasi itu untuk siaran ke Asia Tenggara. Akhirnya lokasi itu ditutup dan dibongkar pada bulan Maret tahun ini. Sekarang frekuensi 11840 tidak lagi dipakai. Daftar frekuensi di website akan disesuaikan. Thanks, John@radioaustralia
============ ========= ========= ========= ========= =========
Best regards, (Ron Curtis, Fort Worth, Texas USA, June 16, ptswyg via
DXLD) Seperti yang pernah diberitakan kalau orang mau membaca DXLD (gh)

** CANADA. PENDUDUK SACKVILLE MENDENGAR RCI VIA PERALATAN RUMAH TANGGA

Sebagai hiburan, website canadaeast.com menulis bagaimana penduduk di daerah rawa Tantramar mendengar suara-suara dari bak mandi, lemari pendingin, mesin cuci dan pemanggang roti mereka. Sepertinya suara-suara itu datang dari lokasi transmitter Sackville yang berdekatan punya Radio Canada International (RCI), walaupun saya agak bingung dengan kalimat “Percakapan pelan, suara yang tertahan, mengalun, nyanyian dan chatting dalam bahasa Itali, China, Portugis dan berbagai bahasa dunia lain” karena RCI tidak mengudara dalam bahasa Itali.
(June 17th, 2010 – 11:37 UTC, by Andy Sennitt, Media Network blog via DXLD) Viz.:

INI SUARA PEMANGGANG ROTI ANDA YANG SEDANG BERBICARA
Diterbitkan pada hari Kamis 17 Juni 2010
http://herenb.canadaeast.com/reviews/article/1097326 (via DXLD)

Kalau itu benar bahasa Itali berarti bukan RCI. Saya kira tidak ada stasiun lain yang memakai stasiun relay Sackville untuk siaran dalam bahasa Itali (SRG, komentar di blog MN)

Mungkin beberapa kalimat bahasa Itali untuk siaran relay Vatican (gh)

** SOUTH AFRICA [non]. LE MONDE SARANKAN METODE UNTUK MEMFILTER SUARA VUVUZELA

Rob Kievit dari RNW menulis: saya baca sebuah laporan di koran Le Monde tentang memfilter suara vuvuzela. Begini ringkasannya.

Anda tidak perlu menunggu broadcaster untuk segera bertindak. Harian Perancis Le Monde menyarankan untuk memberi umpan audio output dari perangkat TV ke komputer dan mengatur setting equalizer di audio player Anda. Anda tidak perlu memfilter ground tone (saya sebut drone) 233 Hz, plus overtonenya di 466, 932 dan 1864 Hz. Ini merupakan pilihan yang tersedia pada beberapa software audio player, seperti Logic Express atau MPlayer. Tetapi, Le Monde mengingatkan, hanya soundcard canggih yang mampu memproses suara secara real-time.
Baca artikel aslinya di
http://www.lemonde.fr/technologies/article/2010/06/16/filtrer-le-son-des-vuvuzelas-avec-son-ordinateur_1372845_651865.html
(June 17th, 2010 – 10:07 UTC, by Andy Sennitt, Media Network blog via DXLD)

Saya rasa yang mengecewakan adalah bahwa terompet-terompet tanduk itu tidak mengeluarkan suara pada ketinggian nada yang benar-benar sama, karena quality control yang buruk? memungkinkan keluarnya ritme yang hebat. Yang absen dari segala diskusi Piala Dunia adalah laporan tentang Channel Africa, yang kelihatannya tidak menyiarkan pertandingan manapun di SW? (gh, DXLD)

** U K. BBC menyelidiki laporan tentang bebas-vuvuzela

BBC sedang menginvestigasi kemungkinan penawaran peliputan pertandingan Piala Dunia yang bebas-vuvuzela sebagai hal yang perlu diperhatikan. Harian The Guardian mengklaim bahwa sementara BBC punya komitmen untuk merefleksikan atmosfir di stadion pada liputan utamanya, juga menawarkan feeding yang ‘bersih’ dan menghapus suara-suara penonton yang sangat gaduh.

Sebanyak 220 keluhan telah diterima dari para pemirsa menyangkut kebisingan suara dari terompet-terompet tanduk itu, sementara banyak lainnya yang memilih untuk mendengarkan laporan langsung dari BBC Radio 5 karena memakai feeding yang lebih bersih.

Banyak pesepakbola di Piala Dunia yang menganggapnya sebagai hal yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah Thomas Sorensen, Lionel Messi dan Robin van Persie dari Netherlands yang mengeluhkan suara-suara yang bising itu. Messi dari Argentina mengatakan: “Tidak bisa berkomunikasi, seperti orang tuli.”

(Sumber: worldcup.football365.com) (June 15th, 2010 – 10:55 UTC by
Andy Sennitt, Media Network blog via DXLD)

Cerita terkait: * Pemirsa Belanda mengeluhkan vuvuzela Piala Dunia

Satu komentar tentang “BBC menyelidiki laporan tentang bebas-vuvuzela”
1. #1 loujosephs tanggal 15 Juni 2010 jam 19:09
Cepat cari dan segera dengarkan audio clip sepanjang 41 detik. Mengganggu semua orang yang sedang bekerja. http://www.nytimes.com/2010/06/15/sports/soccer/15horns.html
(Komentar blog Media Network via DXLD)

Bagaimana rekan swl di Indonesia? Dari 2 stasiun TV swasta kita bisa menyaksikan semua pertandingan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Tidak punya peralatan canggih, saya matikan saja suaranya, beres  TA

Iklan

About Ashar

grandfather, husband, brother, father, father in law

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s