DX LISTENING DIGEST 10-32, August 11, 2010
Incorporating REVIEW OF INTERNATIONAL BROADCASTING
edited by Glenn Hauser, http://www.worldofradio.com

** CHINA [and non]. BAGAIMANA VOICE OF AMERICA MENJELAJAHI TEMBOK BESAR CHINA

Bagi penduduk China, mengakses informasi yang belum disaring oleh Beijing merupakan hal yang sangat sulit. Namun bagi “organisasi subversif” yang diblacklist, menarik pendengar di tempat depan mungkin akan lebih sulit lagi. Ambil contoh Voice of America. Kepanjangan tangan siaran resmi pemerintah AS tampil dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Cantonese — tetapi di China, hal itu bisa jadi tidak mengudarakan apapun.

Hanya 0.1 persen dari jumlah penduduk China mendengarkan radio dan sajian TV VOA, menurut laporan sekilas (pdf) yang diterbitkan kemarin oleh Deplu AS. http://oig.state.gov/documents/organization/145823.pdf

Sementara itu, pemerintah China secara aktif melakukan jamming transmissi VOA dengan memainkan materi-materi bagus pada semua frekuensinya dan memblok para pengguna Internet China dalam mengakses situs VOA bahasa China. Itu adalah strategi yang terkoordinir yang mestinya sudah bisa dimaklumi oleh mereka yang
tinggal di China atau tentang kemungkinan dilakukannya sensor oleh rejim China daratan.

Tetapi VOA punya trik sendiri juga. Apa misalnya? Kampanye e-mail non-stop yang bagi 8 juta penduduk China setiap hari untuk memanfaatkan proxy servers guna melibas Tembok Besar . . .
http://blog.foreignpolicy.com/posts/2010/08/03/how_voice_of_america_secretly_undermines_the_great_firewall_of_china
—- (via Alokesh Gupta, New Delhi, dxldyg via WORLD OF RADIO 1525, DX LISTENING DIGEST)

Laporan OIG di setiap halamannya ditandai SENSITIVE BUT UNCLASSIFIED; tetapi di manapun muncul, telah diberi tanda merah. Walaupun sebagian kecil porsinya kelihatannya telah diubah (gh, WORLD OF RADIO 1525, DXLD)

** QATAR. QBS MENGUDARAKAN PROGRAM BAHASA ASING DALAM BULAN RAMADAN

Qatar Broadcasting Service (QBS) akan mengudarakan program khusus dalam bahasa Inggris, Prancis dan Urdu tentang banyak aspek mengenai bulan suci Ramadan. Program ini, menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam sebuah harian lokal, akan diperuntukkan bagi pendengar non-Arab.

Program dalam bahasa Urdu akan disiarkan selama 4 jam setiap haridari jam 6 sampai 10 sore. Akan disiarkan juga Hadis (Ucapan Nabi);dan kesimpulan dari peristiwa-peristiwa penting dalam bulan Ramadan dalam sejarah Islam. Selain itu, hal yang umum sehari-hari yang ditanyakan pendengar dan program yang bervariasi juga akan diudarakan.

Program bahasa Prancis akan disiarkan dari jam 1 sampai 4 sore (Minggu sampai Kamis). Di antara fitur baru adalah sebuah program berjudul “helath magazine” (sic). Program ini akan disampaikan oleh Christine Fardeen. Ia akan berfokus pada penyakit yang menonjol dan metode perawatannya.

Program dalam bahasa Inggris akan disiarkan dari jam 7 pagi sampai 1 siang. Di antara fitur khusus selama Ramadan adalah “Islam and Economics” yang akan mengudara setiapJum’at pada jam 10.45pagi; dan “Your Diet during Ramadan” setiap Sabtu jam 11.05 pagi.
(Sumber: Gulf News) (August 9th, 2010 – 12:17 UTC by Andy Sennitt, Media Network blog via WORLD OF RADIO 1525, DXLD) UT +3, WTFK tetapi yang pasti bukan SW (gh)

** SAUDI ARABIA. RADIO RIYADH MENGUDARAKAN “PRICE OF SACRIFICE” BERSAMA VOICE OF ARAB DARI MESIR
Teks laporan oleh Kantor Berita Nasional Saudi di situs SPA

Radio Riyadh join dengan Sawt Al Arab (voice of Arab) pada awal Bulan Suci Ramadan akan mengudarakan sebuah soap opera berjudul ‘The Price of Sacrifice’ sebuah produksi serial radio bersama Saudi-Mesir diadaptasi dari karya almarhum Hamid Damanhouri, seorang penulis Saudi yang menulis karya itu dan diterbitkan pada tahun 1958 dan dan diterbitkan ulang pada tahun 1980.

Serial itu akan dipersembahkan untuk semua Radio Arab setelah semua seri diudarakan pada akhir Ramadan, kata Saad Al Jurais, Direktur Riyadh Radio.

Usaha ini akan mengembalikan drama radio pada bentuk awalnya, kata
Ibrahi Al Saqoub, Assisten Deputy Minister urusan Radio Affairs,
dengan menambahkan bahwa usaha berikutnya akan merefleksikan penghargaan dan cinta orang-orang Saudi dan Mesir.

The Price of Sacrifice disajikan dalam bahasa Arab Klasik yang disederhanakan, yang akan mengenalkan sebuah pesan edukasi bagi generasi baru yang jauh dari pengertian umum.

Hamid Damanhori, (1921-1965) adalah pejabat senior dalam edukasi yang bertugas sebagai assistant deputy minister dalam edukasi untuk cultural affairs di tahun 60an. Ia adalah seorang pengarang dan penulis. Ia menulis cerita lain berjudul ‘The passing days’ yang
diterbitkan di tahun 1963. Sumber: situs Kantor Berita SPA, Riyadh, dalam bahasa Inggris 1034 gmt 8 Aug 10 (via BBCM via DXLD)

RECEIVER SHORTWAVE BARU PUNYA SANGEAN !!

Siaran radio Shortwave boleh saja menyusut, tetapi sebenarnya belum benar-benar mati.
Sangean, pabrikan receiver membuat sebuah portable shortwave receiver baru yang rencananya akan dirilis pada akhir 2010. Model ATS-909X ini disebut pabrikan itu sebagai pembawa
bendera jajaran receiver Sangean di jalur AM/FM/SW.
Menurut Sangean, receiver itu menyajikan performance dan fitur-fitur yang umumnya ada pada receiver komunikasi ukuran table top yang lebih mahal terbungkus dalam bentuk yang sangat kompak dan stylish.
Detil selanjutnya ada di situs Sangean. . .

http://blogs.rnw.nl/medianetwork/new-shortwave-receiver-coming-from-sangean#comments
(August 5th, 2010 – 14:18 UTC by Andy Sennitt, Media Network blog via DXLD)

Hampir sebulan setelah kami publikasikan dalam REF. masuk sejumlah 32 komentar sejak 10 Agustus, beberapa di antaranya datang dari Keith Perron mengenai kelebihan stok receiver SW buatan pabrikan China yang menyebabkan disparitas harga (gh)

Iklan

About Ashar

grandfather, husband, brother, father, father in law

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s