swl 2.019

CONTACT – November 2010
NEWS REPORT
Edited by Mike Barraclough
Terjemahan bebas oleh Tony Ashar dengan seijin World DX Club.

Sputnik 1.

Ingatan tentang siaran sw Sputnik 1 empatpuluh tahun yang lalu membawa saya ke Wikipedia di mana saya temukan cukup banyak data menarik, berikut sebagiannya:
Sputnik 1 adalah satelit pertama buatan manusia yang mengorbit bumi. Diluncurkan pada tanggal 4 Oktober 1957, merupakan yang pertama dari satu seri yang disebut program Sputnik. Berita tak terduga mengenai keberhasilan Sputnik 1 menimbulkan krisis Sputnik di Amerika Serikat dan memicu perlombaan di ruang angkasa dalam Perang Dingin. Keberhasilan peluncuran itu sangat mempengaruhi perkembangan kebijakan politik, militer, teknologi dan ilmiah. Sementara peluncuran Sputnik itu sendiri menandai awal abad ruang angkasa.
Satelit itu mengusung 2 antena rancangan Laboratori Antena OKB-1 pimpinan M.V. Krayushkin. Masing-masing antena terdiri dari 2 bagian berbentuk batang dengan panjang 2.4 dan 2.9 meter, nyaris membentuk radiasi membulat, sehingga sinyal satelit ditransmisikan dengan kekuatan yang sama ke semua arah yang berakibat penerimaan sinyal tidak terpengaruh oleh rotasi satelit. Antena batang itu mirip 4 helai cambang yang menjulur ke satu arah, membentuk sudut sama 35 derajat dengan poros panjang satelit.
Sumber tenaga seberat 51 kg berbentuk mur segi 8 dengan pemancar radio di dalam lubangnya. Itu terdiri dari 3 batere seng-perak buatan All-Union Research Institute of Current Sources. Dua di antaranya memberi tenaga untuk pemancar radio dan satu lagi untuk sumber tenaga bagi sistim pengaturan suhu. Dirancang untuk habis dalam waktu 2 minggu, tetapi ternyata baru berhenti bekerja setelah 22 hari. Suplai tenaga secara otomatis akan hidup pada saat pemisahan satelit dari bagian ke 2 roket.
Satelit tersebut punya unit pemancar radio berdaya 1 watt dengan bobot 3.5 kg yang bekerja di 2 frekuensi, 20.005 dan 40.002 MHz. Sinyal di frekuensi pertama ditransmit dalam pulsa 0.3 detik (di bawah suhu dan tekanan normal di satelit), dengan jeda selama waktu yang sama yang diisi dengan pulsa dari frekuensi kedua.
Dalam berita waktu itu dilaporkan bahwa “siapapun yang punya receiver sw bisa mendengar satelit bumi baru milik Russia tersebut saat melintasi wilayahnya”. Petunjuk dari American Radio Relay League adalah “Tune dengan tepat 20 megacycle, dengan sinyal waktu, dari frekuensi tersebut. Kemudian tune frekuensi sedikit lebih tinggi. Suara ‘bip, bip’ bisa didengar setiap kali satelit memutari bumi”. Rekaman pertama sinyal Sputnik1 dibuat oleh para teknisi RCA di dekat Riverhead, Long Island. Mereka kemudian mengirim pita rekaman ke Manhattan untuk disiarkan kepada umum melalui radio NBC. Tetapi, karena Sputnik terbang lebih tinggi melintasi Pantai Timur, sinyalnya ditangkap oleh stasiun ham W2AEE, stasiun radio ham milik Columbia University. Para mahasiswa yang sedang bertugas di stasiun FM universitas, WKCR, membuat rekamannya, dan adalah yang pertama mengulang siaran sinyal Sputnik1 kepada masyarakat Amerika.
Pada riset selanjutnya saya temukan bahwa orang yang pertama membuat rekaman untuk WKCR adalah Thomas Hamilton, mahasiswa tahun ke 2 jurusan Astronomi di Columbia College, New York yang mendengar tentang Sputnik hari itu dari salah seorang professor. Ia menceritakan kembali online bahwa:
“Ketika berita pertama tentang peluncuran itu diumumkan sekitar jam 6:10 sore tanggal 4 Oktober, saya sedang menikmati makan malam. Kami mendengarnya melalui radio. Anounser mengatakan dengan nada menertawakan, “Orang-orang Russia mengklaim telah meluncurkan sesuatu ke ruang angkasa dan menyebutnya sputnik, dan sedang mengelilingi Bumi.”
Saya letakkan garpu di atas daging kambing saya dan berlari mengejar subway nomor 1 menuju WKCR. Di sana telah dibentuk satu grup untuk pergi ke stasiun sw kampus W2AEE. Kami merekam bip,bip Sputnik saat melintas pertama kali di atas ufuk kota New York. Kemudian kami berbalik kembali satu blok ke WKCR dan berulangkali memperdengarkan bip, bip itu sepanjang sore dan malam.
Jelas seseorang mendengarkan WKCR, walau di jaman 10-watt itu. Esok paginya sekitar jam 9:05, dua orang mendatangi kami di stasiun itu sambil memperlihatkan badge yang menunjukkan bahwa mereka dari FBI. “Kami mengerti bahwa anda memiliki rekaman dari milik Russia yang ada di ruang angkasa sana,” kata salah seorang dari mereka. “Oh ya,” gumam setiap orang di stasiun itu dengan bangga, karena kami adalah stasiun radio yang pertama di Amerika Serikat yang mengudarakan suara itu. Orang-orang FBI itu kemudian mencuri rekaman tersebut. Saya katakan “mencuri” karena mereka tidak pernah mengembalikan, membayar, ataupun menggantinya.”
Cerita selengkapnya di http://bit.ly/caoBry

Iklan

About Ashar

grandfather, husband, brother, father, father in law

Komentar ditutup.